Photobucket



PIMNAS 20 Unila



Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x
Product ...

Services ...

Other things ...

Name:
Location: Semarang, Jawa Tengah, Indonesia






Profil Alumni

SpmbLover

Proposal PKM Lolos Dikti

Pengumuman Proposal PKM

Sumber: WIKIMUProfesor Termuda di Amerika Adalah...

Sumber Republika-online, Minggu, 02 Desember 2007N...

Sumber; Republika, Senin, 12 Nopember 2007Sistem A...

Senin, 17 September 2007Politeknik Masih Tetap Mem...

Pedoman PKM 2007

Proposal PKM





April 2007 June 2007 August 2007 September 2007 November 2007 December 2007 February 2008 March 2008




  • ABC Australia
  • Asian Wall Street Journal
  • Australian Financial Review
  • BBC News
  • Bisnis
  • Detikcom
  • Guardian
  • Jawa Pos
  • Kompas
  • Kontan
  • Media Indonesia
  • Salon
  • Slate
  • Sydney Morning Herald
  • The Age
  • The Australian
  • The Jakarta Post
  • Today Singapore
  • Washington Post
  • Wired
  • Abdurrahman Wahid
  • Fauzi Rahmanto (Entrepreneur)
  • Agussyafii
  • Adi J. Mustafa
  • Adrian Liem
  • Ady Permadi
  • Agusti Anwar
  • Alin Hulsbos
  • Anastasia Dyah Arianti
  • Anif Putramijaya
  • Anthony Bachtiar
  • Arif Bastari
  • Aryan Wirawan
  • Astri Onengan
  • Awasi Parlemen
  • BAPPENAS
  • CETRO
  • Chika Hakim
  • CSIS
  • Dana Mitra Lingkungan
  • Dee Caniago
  • Deny
  • Dept. Kelautan & Perikanan
  • Dhian Komala
  • DKI Jakarta
  • DPD RI
  • DPR RI
  • Enda Nasution
  • Faisal Basri
  • Fareed Zakaria
  • Fatayat NU
  • Fathia Syarif
  • Fira Basuki
  • GP Ansor
  • Harry Baskoro
  • Helsusandra Syam
  • Hendra Syahputra Blog
  • Hendy Kosasih
  • Hidayat Nur Wahid
  • Hukumonline
  • Ikhlasul Amal
  • ILD (Hernando de Soto)
  • Indonesia Corruption Watch
  • INFID
  • Institute for Global Justice
  • International IDEA
  • Iwan Darmansjah, MD
  • J.H. Wenas
  • Jarak Pagar
  • Jaringan Islam Liberal
  • Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat
  • John MacDougall
  • Jurnal Perempuan
  • Juwono Sudarsono
  • Kemitraan
  • Komisi Pemilihan Umum
  • Lakpesdam NU
  • Lembaga Survei Indonesia
  • Leuser Foundation
  • LP3ES
  • Marina Mayangsari
  • Marissa Haque
  • MER-C
  • MPR RI
  • Muhammadiyah
  • Mustofa Bisri
  • Nahdlatul Ulama
  • Nurul Arifin
  • Petisi Nasional
  • Priyadi Iman Nurcahyo
  • PSHK (Parlemen)
  • Rahman Sayidi
  • RAND Corporation
  • Rendy Maulana
  • Republik Indonesia
  • Sari Koeswoyo
  • Sarwono's Blog
  • Senopati Wirang
  • Sigit Widyananto
  • Suara Publik
  • Sulfikar Amir
  • Susilo Bambang Yudhoyono
  • Sutiyoso
  • Syahrani
  • Tito
  • Transparansi Indonesia
  • Uncu Natsir
  • Uni Sosial Demokrat
  • USAID
  • Van Zorge Report
  • Wahid Institute
  • WALHI
  • Wana Sherpa
  • Wimar Witoelar
  • Yosef Ardi
  • Zukri Saad
  • A. Fatih Syuhud
  • Alief A. Rezza
  • Aree Witoelar
  • Arif M Rizal
  • Astrid Lewarissa
  • Aulia Halimatussadiah
  • Bill Guerin
  • Brainstorm
  • Budea
  • Budi Putra
  • Cafe Salemba
  • Christine Susanna Tjhin
  • Clara Lila
  • Daisy Awondatu
  • Deden Rukmana
  • Devi Girsang
  • Dian Karnina
  • Eko Susilo
  • Enda Nasution
  • Erna Indriana
  • Fadjar I. Thufail
  • Fanny Surjana
  • Fira Basuki
  • Franova Herdiyanto
  • Harum
  • Hayatuddin Mansur
  • Herdiny Wulandari
  • Indonesia Anonymus
  • Jakartass
  • Jennie S. Bev
  • John MacDougall
  • Juwono Sudarsono
  • Kalbu Biru
  • Khatrine Sipahutar
  • Lita Mariana
  • Louise Tiwon
  • Lullu
  • Luluk
  • Macam-Macam
  • Madame Meltje
  • Marsha Siagian
  • Martin Manurung
  • Melda Wita
  • Mohammad DAMT
  • Ninit Yunita
  • Onoloro
  • Paras Indonesia
  • Priyadi Iman Nurcahyo
  • Rasyad A. Parinduri
  • Richard Lloyd Parry
  • Rizka Nurlita Andi
  • Sandhy<;/li>
  • Sarwono Kusumaatmadja
  • Satya Witoelar
  • Syahrani
  • Thang Nguyen
  • Widya Tresna Utami
  • Wisnu Aryo Setio
  • Yassin Hidayat
  • Yosef Ardi
  • Machinery Tool
  • Movie Music Reviews
  • Pet Supply Store
  • Easy Light Digital
  • Jewelry Buying Guides
  • Talk About Cancer
  • New Car Auto Part
  • Baby Stores
  • Online Florist
  • New Car Auto Part
  • a target="_blank" href="http://www.finalsense.com/software/software_information_review.htm">Downloads
    Technology News
    Templates
    Web Hosting
    Articles
    Games
    Blogger
    Google



    Blogger

    FinalSense

    Amazon

    Yahoo

    Ebay

    Wednesday, June 6, 2007
    Informasi Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional
    Rabu, 18 Oktober 06 - by : admin


    Latar Belakang
    Mahasiswa sebagai aset bangsa memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan perlu secara dini digali kreativitasnya sebagai calon penerus dan pemimpin bangsa. Sesungguhnya cukup banyak karya-karya mahasiswa yang mempunyai nilai ilmiah tinggi, namun masih belum ada suatu cara dan atau mekanisme untuk memunculkan karya-karya inovatif dan produktif tersebut.



    Pemunculan karya kreativitas mahasiswa diharapkan dapat memberikan nilai manfaat yang lebih besar untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat Indonesia. Mahasiswa di setiap perguruan tinggi diharapkan mampu mengembangkan kreativitasnya sesuai bidang ilmu dan potensinya untuk dapat ditonjolkan dan atau dikompetisikan serta dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
    Untuk itu diperlukan media dan forum kompetisi kreativitas dan komunikasi ilmiah di antara mahasiswa atau kelompok mahasiswa guna menampilkan hasil kreativitasnya. Kegiatan ini memberi peluang kepada mahasiswa untuk memaparkan karya kreatif dan inovatif berupa presentasi, lomba poster, dan gelar produk yang dapat dipamerkan kepada masyarakat luas. Wadah ini memberi kesempatan lebih luas bagi perguruan tinggi untuk mengikuti kompetisi dan wahana belajar yang baik bagi mahasiswa Indonesia.
    Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) merupakan kegiatan puncak pertemuan nasional perwujudan kreativitas dan penalaran ilmiah mahasiswa yang terjadwal secara akademik oleh perguruan tinggi di meningkatkan budaya kompetisi akademik dan unjuk prestasi di kalangan mahasiswa yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi berdasarkan kesepakatan pimpinan perguruan tinggi yang disetujui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).
    Pimnas sebagai media pertemuan nasional dan forum kompetisi kreativitas diikuti oleh mahasiswa atau kelompok mahasiswa baik yang telah terpilih melalui seleksi maupun peserta mahasiswa bebas untuk kegiatan lainnya dengan dukungan dana mandiri dan atau dari perguruan tinggi pengirim. Wadah ini untuk memberi kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan pihak perguruan tinggi untuk saling berkomunikasi, bertukar pengalaman dan informasi serta sebagai ajang proses belajar.
    Disamping itu Pimnas juga berfungsi sebagai forum diskusi dan dialog tentang masalah pembangunan nasional dan atau daerah serta masalah aktual lainnya. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya perlu ditetapkan "tema" yang relevan sesuai dengan perkembangan aktual saat pelaksanaan Pimnas di setiap perguruan tinggi penyelenggara.
    Pimnas dilaksanakan setiap tahun secara terprogram dengan melibatkan perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh tanah air.

    Maksud dan Tujuan
    Pelaksanaan Pimnas dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan akademik mahasiswa, mengembangkan komunikasi ilmiah, memacu dan membudayakan kreativitas dan penalaran dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (Ipteks). Dengan jiwa, semangat, budaya dan tradisi ilmiah diharapkan akan menjadi kekuatan yang melandasi kreativitas dan penalaran mahasiswa sebagai cerminan masyarakat ilmiah yang bertitik tolak pada pemantapan budaya akademik yang mengarah kepada terciptanya iklim akademik yang kondusif.
    Beberapa tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Pimnas yang
    diselenggarakan setiap tahun antara lain:
    1. Menyediakan ajang komunikasi mahasiswa/mahasiswi seluruh Indonesia.
    2. Menjadi ajang kompetisi ilmiah antar mahasiswa Indonesia.
    3. Meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam pengembangan Ipteks. 4. Mengembangkan kemampuan ilmiah mahasiswa. 5. Meningkatkan mutu karya ilmiah mahasiswa.
    6. Mengembangkan wawasan dan meningkatkan kedewasaan iklim akademik para mahasiswa.
    7. Memantapkan jati diri intelektual mahasiswa sebagai cerminan masyarakat ilmiah.
    8. Sebagai bahan umpan balik evaluasi proses belajar mengajar.
    9. Sebagai ajang latihan bagi generasi muda untuk tampil dalam forum ilmiah.
    10. Mempererat ikatan tali persaudaraan dalam bingkai NKRI.

    Sejarah Pimnas
    Penyelenggaraan Pimnas di Indonesia dimulai dari keinginan para mahasiswa untuk memiliki suatu kegiatan, wadah atau agenda yang dapat menyalurkan segala kreativitasnya dalam bentuk unjuk kerja dan unjuk karya bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Sebenarnya pada saat itu telah banyak kreativitas dan aktivitas para mahasiswa, namun belum diagendakan secara nasional. Kegiatan mereka masih berkisar seputar kampus dan paling banyak hanya melibatkan kampus-kampus yang ada disekitarnya.
    Pada tahun 1980 di Kampus Universitas Indonesia, keinginan para mahasiswa tersebut dapat diwujudkan dengan diselenggarakannya Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Inovatif Produktif (LKIP) mahasiswa yang dilaksanakan untuk pertama kalinya untuk kegiatan mahasiswa secara nasional.
    Dalam perkembangannya, kedua kegiatan tersebut pada tahun 1988 disempurnakan dengan menambahkan kegiatan penunjang yang berbentuk: Pameran, Bazar, Studium Generale, Pentas Seni, dan Seminar, yang secara terns menerus disempurnakan kemudian menghasilkan kegiatan yang disebut dengan Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM).
    Penyelenggaraan LKIM sempat berlangsung selama dua tahun berturut-turut, dan kemudian dengan penyempurnaan dan penambahan kegiatan penunjang, maka penyelenggaraan pada tahun berikutnya (ketiga) nama kegiatan kemahasiswaan tersebut dirubah menjadi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas), dan sekaligus disepakati bersama bahwa kegiatan tersebut menjadi Pimnas ke III. Secara berurutan penyelenggaraan LKIM dan Pimnas dari tahun 1988 sampai dengan tahun 2006 disajikan dalam Tabel 1.

    Tema
    Agar setiap penyelenggaraan Pimnas mempunyai ciri khas, corak dan warna yang berbeda dengan penyelenggaraan Pimnas sebelumnya, maka setiap penyelenggara Pimnas diwajibkan membuat tema.
    Tema adalah pokok-pokok pikiran yang terdiri atas serangkaian kata yang membentuk kalimat singkat, padat dan sarat dengan makna. Tema mempunyai maknawi yang dalam, karena dibalik tema tersebut tercantum pesan-pesan moral tersembunyi yang ditujukan kepada peserta, pengunjung maupun semua yang hadir dan sempat membacanya.
    Tabel 1. Daftar Urutan Penyelenggaraan LKIM dan Pinmas.
    Tahun Kegiatan Penyelenggara Tempat
    1988 LKIM - I Universitas Indonesia Jakarta
    1989 LKIM - II Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta
    (IKIP)
    1990 Pimnas - III Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor
    1991 Pimnas - IV Universitas Lampung (UNILA) Bandar
    Lampung
    1992 Pimnas-V Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Malang
    1993 Pimnas - VI Institut Keguruan dan 11mu Pendidikan Semarang
    (IKIP)
    1994 Pimnas - VII Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandung
    (IKIP), Institut Teknologi Bandung (ITB),
    dan Universitas Pajajaran (UNPAD)
    1995 Pimnas - VIII Universitas Gajahmada (UGM) Yogyakarta
    1996 Pimnas - IX Institut Teknologi 10 November Surabaya
    Surabaya (ITS)
    1997 Pimnas - X Universitas Udayana (UNUD) Denpasar
    1998 Pimnas - XI Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang
    1999 Pimnas - XII Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta
    (IKIP)
    2000 Pimnas - XIII Universitas Indonesia (UI) Jakarta
    2001 Pimnas - XIV Universitas Negeri Makasar (UNM) Makasar
    2002 Pimnas - XV Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya
    2003 Pimnas - XVI Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta
    2004 Pimnas - XVII Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT- Bandung
    Telkom)
    2005 Pimnas- XVIII Universitas Andalas (UNAND) Padang
    2006 Pimnas - XIX Universitas Muhammadiyah Malang Malang
    (UMM)
    2007 Pimnas - XX Direncanakan di Universitas Lampung Bandar
    (UNILA) Lampung
    Beberapa tema yang sempat terekam dari beberapa penyelenggaraan Pimnas disajikan dalam Tabel 2. Dari Tabel 2 tersebut tampak bahwapenyelenggara Pimnas ingin menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk meningkatkan kreativitasnya melalui prestasi menuju kemandirian dan kejayaan bangsa Indonesia. Pesan-pesan yang tersembunyi dibalik tema tersebut terdapat pesan moral untuk mahasiswa, peserta dan semuvia yang membacanya.
    Beberapa contoh tema:
    PIMNAS ke XVII:
    Tingkatkan Kreativitas Ilmiah dan Penguasaan IPTEKS menuju kemandirian bangsa.
    PIMNAS ke XVIII:
    Raih Prestasi Tertinggi Dan Bina Silaturahmi Untuk Kejayaan Bangsa
    PIMNAS ke XIX :
    Pacu Kreativititas, Raih Prestasi Menuju Kemandirian Bangsa


    Read more!
    Tuesday, June 5, 2007
    PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA

    1. Dasar Pemikiran

    Konsekuensi program restrukturisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi adalah terintegrasinya pengelolaan program pembinaan kemahasiswaan termasuk kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat bagi para mahasiswa. Segera setelah proses integrasi, teridentifikasi kegiatan program yang dinilai mampu meningkatkan kualitas intelektual dan karakter serta membuka akses pengembangan minat dan bakat mahasiswa sepanjang periode belajarnya di perguruan tinggi.', 'Berbasis pada fakta tersebut, Direktorat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat (DP2M) mengintegrasikan kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat yang selama ini sarat dengan partisipasi aktif mahasiswa ke dalam satu wahana yang diberi nama Program Kreativitas Mahasiswa (PKM).




    2. MISI DAN TUJUAN

    Misi PKM
    Mengantarkan mahasiswa mencapai taraf pencerahan kreativitas dan inovasi berlandaskan penguasaan sains dan teknologi serta keimanan yang baik.
    Tujuan PKM
    Dalam rangka mempersiapkan diri menjadi pemimpin yang mandiri dan arif, mahasiswa diberi peluang untuk mengimplementasikan kemampuan, keahlian, sikap tanggungjawab, membangun kerjasama tim, maupun mengembangkan kemandirian melalui kegiatan yang kreatif dalam bidang ilmu masing-masing.

    3. RUANG LINGKUP

    Ada lima jenis kegiatan yang ditawarkan di dalam Program Kreativitas Mahasiswa yaitu :
    PKM Penelitian (PKMP)
    Berkreasi atau berinovasi melalui penelitian sesuai dengan bidang ilmu masing-masing, baik dalam bentuk mono-maupun multi disiplin.
    PKM Penerapan Teknologi (PKMT)
    Berkreasi atau berinovasi melalui penciptaan jasa seperti pembukuan, pemasaran, penataan ruang produksi dll atau karya teknologi seperti peralatan, prototipe, model, proses dll yang diperlukan oleh kelompok masyarakat produktif, kelompok usaha tani, industri kecil, maupun pedagang kecil sesui dengan bidang ilmu masing-masing baik dalam bentuk mono-maupun multi disiplin.
    KM Kewirausahaan (PKMK)
    Berkreasi atau berinovasi melalui penciptaan ketrampilan berwirausaha dan berorientasi pada profit.
    PKM Pengabdian pada Masyarakat (PKMM)
    Berkreasi melalui kegiatan peningkatan kecerdasan, keterampilan, pengetahuan masyarakat, peningkatan kualitas lingkungan hidup, maupun pengembangan kelembagaan masyarakat.
    PKM Penulisan Ilmiah (PKMI)
    Berkreasi melalui kegiatan penulisan ilmiah baik yang bersumber dari PKMP, PKMT, PKMK, dan PKMM maupun program kegiatan ilmiah lainnya.

    4. KRITERIA PESERTA

    Program Kreativitas Mahasiswa terbuka untuk seluruh mahasiswa program Diploma maupun Sarjana, yang masih aktif, terdaftar di perguruan tinggi dan tidak sedang terkena sanksi akademik. Dapat diusulkan secara perorangan, maupun kelompok non himpunan, himpunan profesi ataupun unit kegiatan.

    Seseorang atau sekelompok mahasiswa baik sebagai ketua pelaksana maupun anggota hanya dibenarkan mengikuti 1 (satu) jenis kegiatan PKM, dan wajib mentaati seluruh ketentuan yang ditetapkan oleh Dit. Binlitabmas.

    Untuk menjaga terpenuhinya quality assurance, keberadaan seorang dosen pendamping disarankan untuk turut dilibatkan secara aktif dalam setiap jenis kegiatan PKM. Seorang dosen pendamping hanya diijinkan mendampingi satu kelompok pelaksana PKM per tahun.

    5. TEKNIK PELAKSANAAN

    Perbedaan kelima jenis kegiatan PKM menimbulkan konsekuensi teknis pelaksanaan yang berlainan. Khusus PKM Penerapan Teknologi (PKMT), mahasiswa diwajibkan bertukar pikiran dengan pengusaha/pedagang kecil, koperasi atau kelompok produktif lainnya terlebih dahulu, sebelum menyusun proposal PKM. Oleh karena produk PKM merupakan solusi atas persoalan yang diprioritaskan mitra, PKM Pengabdian pada Masyarakat (PKMM) menuntut ditetapkannya masyarakat sasaran strategis dan persoalannya sebelum menyusun proposal. PKM Kewirausahaan (PKMK) umumnya didahului oleh survai pasar, karena relevansinya yang tinggi terhadap terbukanya peluang perolehan profit bagi mahasiswa.

    Proposal disusun oleh mahasiswa sesuai format dan sistematika yang telah ditetapkan dan disampaikan ke DP2M Ditjen DIKTI setelah disahkan oleh Pembantu atau Wakil Rektor Urusan Kemahasiswaan PT yang bersangkutan.

    Penyampaian proposal agar dilakukan secara kolektif oleh kelembagaan dan dihindari pola individualistik. Proposal akan dievaluasi oleh tim khusus yang dibentuk melalui Surat Keputusan Direktur Binlitabmas dan terdiri dari pakar perguruan tinggi. Tim tersebut sekaligus bertugas sebagai tim pemantauan dan evaluasi PKM.

    6. JENIS LUARAN

    Kelima jenis kegiatan PKM dapat menghasilkan beberapa jenis luaran seperti model, piranti lunak, jasa, artikel saintifik, desain

    7. POLA PEMANTAUAN DAN EVALUASI

    Pemantauan dan evaluasi dikelola dan dilaksanakan oleh Tim Dit. Binlitabmas yang dibantu sepenuhnya oleh Tim Pemantau PT setempat. Pelaksanaan pemantauan disesuaikan dengan jenis kegiatan PKM, sehingga pola kerja tim dan target lokasi pemantauan dapat bervariasi. PKM Penelitian misalnya dipantau melalui presentasi dan wawancara di laboratorium. PKM Penerapan Teknologi melalui diskusi dan kunjungan ke laboratorium dan lokasi kerja mitra dan PKM Pengabdian, PKM Kewirausahaan melalui diskusi dan kunjungan ke lokasi pelaksanaan.

    Sebelum kunjungan dilaksanakan, Dirbinlitabmas akan memberitahukan jadual tentatif kedatangan tim beserta nama Tim Pemantau melalui Pembantu/Wakil Rektor Urusan Kemahasiswaan PT yang bersangkutan. Tim dilengkapi dengan format pemantauan dan pedoman wawancara yang telah dirancang khusus guna efisiensi dan optimalisasi hasil kunjungan.

    Evaluasi terbatas dalam bentuk seminar nasional dilakukan hanya bagi artikel PKM yang dinilai berkualitas baik.

    8. POLA PENDANAAN

    Biaya PKM bersumber dari dana rupiah murni APBN yang dialokasikan di dalam DIP tahunan Dit. Binlitabmas. Pencairannya dilaksanakan melalui pola kontrak kerjasama dengan Pembantu/Wakil Rektor Urusan Kemahasiswaan.

    Alokasi untuk seluruh jenis kegiatan PKM kecuali PKMI adalah Rp. 6 juta,- per topik. Untuk PKM Penulisan Ilmiah alokasi dana yang disediakan adalah Rp. 1.5 juta per artikel. Komponen Pembiayaan yang disediakan adalah untuk pembelian bahan habis, suku cadang, peralatan penunjang, perjalanan, dokumentasi, sewa komputer, penyusunan laporan. Tidak diperkenankan melakukan pembayaran honorarium baik untuk mahasiswa maupun dosen pendamping.

    9. IMPLEMENTASI TAHUN 2001

    PKM dilaksanakan mulai tahun 2001, proposal yang masuk sebanyak 1848 buah dari 69 PTN & PTS seluruh Indonesia. Sesuai alokasi dana yang tersedia di dalam DIP Dit. Binlitabmas tahun dinas 2001 233 topik (12,6%) dibiayai untuk dilaksanakan.

    PANDUAN PENYUSUNAN PROPOSAL
    Petunjuk penulisan usulan proposal dapat di download dari PANDUAN PKMI dan PANDUAN PKM Proposal dapat dikirimkan setiap tahun paling lambat 31 Maret

    Untuk keterangan lebih lanjut dapat menghubungi :

    Direktorat Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat
    Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi - Departemen Pendidikan Nasional
    Wisma Aldiron Dirgantara - Jl. Gatot Subroto Kav.72 Pancoran JAKARTA
    Telp. (021) 79188073, Faks. 79188074
    E-mail: p3m@dikti.org

    Read more!