Photobucket



PIMNAS 20 Unila



Name :
Web URL :
Message :
:) :( :D :p :(( :)) :x
Product ...

Services ...

Other things ...

Name:
Location: Semarang, Jawa Tengah, Indonesia






PROGRAM KREATIVITAS MAHASISWA 1. Dasar Pemikiran...

onmouseover='this.stop()' onmouseout='this.start()...

onmouseover='this.stop()' onmouseout='this.start()...




  • ABC Australia
  • Asian Wall Street Journal
  • Australian Financial Review
  • BBC News
  • Bisnis
  • Detikcom
  • Guardian
  • Jawa Pos
  • Kompas
  • Kontan
  • Media Indonesia
  • Salon
  • Slate
  • Sydney Morning Herald
  • The Age
  • The Australian
  • The Jakarta Post
  • Today Singapore
  • Washington Post
  • Wired
  • Abdurrahman Wahid
  • Fauzi Rahmanto (Entrepreneur)
  • Agussyafii
  • Adi J. Mustafa
  • Adrian Liem
  • Ady Permadi
  • Agusti Anwar
  • Alin Hulsbos
  • Anastasia Dyah Arianti
  • Anif Putramijaya
  • Anthony Bachtiar
  • Arif Bastari
  • Aryan Wirawan
  • Astri Onengan
  • Awasi Parlemen
  • BAPPENAS
  • CETRO
  • Chika Hakim
  • CSIS
  • Dana Mitra Lingkungan
  • Dee Caniago
  • Deny
  • Dept. Kelautan & Perikanan
  • Dhian Komala
  • DKI Jakarta
  • DPD RI
  • DPR RI
  • Enda Nasution
  • Faisal Basri
  • Fareed Zakaria
  • Fatayat NU
  • Fathia Syarif
  • Fira Basuki
  • GP Ansor
  • Harry Baskoro
  • Helsusandra Syam
  • Hendra Syahputra Blog
  • Hendy Kosasih
  • Hidayat Nur Wahid
  • Hukumonline
  • Ikhlasul Amal
  • ILD (Hernando de Soto)
  • Indonesia Corruption Watch
  • INFID
  • Institute for Global Justice
  • International IDEA
  • Iwan Darmansjah, MD
  • J.H. Wenas
  • Jarak Pagar
  • Jaringan Islam Liberal
  • Jaringan Pendidikan Pemilih Untuk Rakyat
  • John MacDougall
  • Jurnal Perempuan
  • Juwono Sudarsono
  • Kemitraan
  • Komisi Pemilihan Umum
  • Lakpesdam NU
  • Lembaga Survei Indonesia
  • Leuser Foundation
  • LP3ES
  • Marina Mayangsari
  • Marissa Haque
  • MER-C
  • MPR RI
  • Muhammadiyah
  • Mustofa Bisri
  • Nahdlatul Ulama
  • Nurul Arifin
  • Petisi Nasional
  • Priyadi Iman Nurcahyo
  • PSHK (Parlemen)
  • Rahman Sayidi
  • RAND Corporation
  • Rendy Maulana
  • Republik Indonesia
  • Sari Koeswoyo
  • Sarwono's Blog
  • Senopati Wirang
  • Sigit Widyananto
  • Suara Publik
  • Sulfikar Amir
  • Susilo Bambang Yudhoyono
  • Sutiyoso
  • Syahrani
  • Tito
  • Transparansi Indonesia
  • Uncu Natsir
  • Uni Sosial Demokrat
  • USAID
  • Van Zorge Report
  • Wahid Institute
  • WALHI
  • Wana Sherpa
  • Wimar Witoelar
  • Yosef Ardi
  • Zukri Saad
  • A. Fatih Syuhud
  • Alief A. Rezza
  • Aree Witoelar
  • Arif M Rizal
  • Astrid Lewarissa
  • Aulia Halimatussadiah
  • Bill Guerin
  • Brainstorm
  • Budea
  • Budi Putra
  • Cafe Salemba
  • Christine Susanna Tjhin
  • Clara Lila
  • Daisy Awondatu
  • Deden Rukmana
  • Devi Girsang
  • Dian Karnina
  • Eko Susilo
  • Enda Nasution
  • Erna Indriana
  • Fadjar I. Thufail
  • Fanny Surjana
  • Fira Basuki
  • Franova Herdiyanto
  • Harum
  • Hayatuddin Mansur
  • Herdiny Wulandari
  • Indonesia Anonymus
  • Jakartass
  • Jennie S. Bev
  • John MacDougall
  • Juwono Sudarsono
  • Kalbu Biru
  • Khatrine Sipahutar
  • Lita Mariana
  • Louise Tiwon
  • Lullu
  • Luluk
  • Macam-Macam
  • Madame Meltje
  • Marsha Siagian
  • Martin Manurung
  • Melda Wita
  • Mohammad DAMT
  • Ninit Yunita
  • Onoloro
  • Paras Indonesia
  • Priyadi Iman Nurcahyo
  • Rasyad A. Parinduri
  • Richard Lloyd Parry
  • Rizka Nurlita Andi
  • Sandhy<;/li>
  • Sarwono Kusumaatmadja
  • Satya Witoelar
  • Syahrani
  • Thang Nguyen
  • Widya Tresna Utami
  • Wisnu Aryo Setio
  • Yassin Hidayat
  • Yosef Ardi
  • Machinery Tool
  • Movie Music Reviews
  • Pet Supply Store
  • Easy Light Digital
  • Jewelry Buying Guides
  • Talk About Cancer
  • New Car Auto Part
  • Baby Stores
  • Online Florist
  • New Car Auto Part
  • a target="_blank" href="http://www.finalsense.com/software/software_information_review.htm">Downloads
    Technology News
    Templates
    Web Hosting
    Articles
    Games
    Blogger
    Google



    Blogger

    FinalSense

    Amazon

    Yahoo

    Ebay

    Wednesday, June 6, 2007
    Informasi Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional
    Rabu, 18 Oktober 06 - by : admin


    Latar Belakang
    Mahasiswa sebagai aset bangsa memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan perlu secara dini digali kreativitasnya sebagai calon penerus dan pemimpin bangsa. Sesungguhnya cukup banyak karya-karya mahasiswa yang mempunyai nilai ilmiah tinggi, namun masih belum ada suatu cara dan atau mekanisme untuk memunculkan karya-karya inovatif dan produktif tersebut.



    Pemunculan karya kreativitas mahasiswa diharapkan dapat memberikan nilai manfaat yang lebih besar untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat Indonesia. Mahasiswa di setiap perguruan tinggi diharapkan mampu mengembangkan kreativitasnya sesuai bidang ilmu dan potensinya untuk dapat ditonjolkan dan atau dikompetisikan serta dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
    Untuk itu diperlukan media dan forum kompetisi kreativitas dan komunikasi ilmiah di antara mahasiswa atau kelompok mahasiswa guna menampilkan hasil kreativitasnya. Kegiatan ini memberi peluang kepada mahasiswa untuk memaparkan karya kreatif dan inovatif berupa presentasi, lomba poster, dan gelar produk yang dapat dipamerkan kepada masyarakat luas. Wadah ini memberi kesempatan lebih luas bagi perguruan tinggi untuk mengikuti kompetisi dan wahana belajar yang baik bagi mahasiswa Indonesia.
    Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) merupakan kegiatan puncak pertemuan nasional perwujudan kreativitas dan penalaran ilmiah mahasiswa yang terjadwal secara akademik oleh perguruan tinggi di meningkatkan budaya kompetisi akademik dan unjuk prestasi di kalangan mahasiswa yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi berdasarkan kesepakatan pimpinan perguruan tinggi yang disetujui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas).
    Pimnas sebagai media pertemuan nasional dan forum kompetisi kreativitas diikuti oleh mahasiswa atau kelompok mahasiswa baik yang telah terpilih melalui seleksi maupun peserta mahasiswa bebas untuk kegiatan lainnya dengan dukungan dana mandiri dan atau dari perguruan tinggi pengirim. Wadah ini untuk memberi kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan pihak perguruan tinggi untuk saling berkomunikasi, bertukar pengalaman dan informasi serta sebagai ajang proses belajar.
    Disamping itu Pimnas juga berfungsi sebagai forum diskusi dan dialog tentang masalah pembangunan nasional dan atau daerah serta masalah aktual lainnya. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya perlu ditetapkan "tema" yang relevan sesuai dengan perkembangan aktual saat pelaksanaan Pimnas di setiap perguruan tinggi penyelenggara.
    Pimnas dilaksanakan setiap tahun secara terprogram dengan melibatkan perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh tanah air.

    Maksud dan Tujuan
    Pelaksanaan Pimnas dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan akademik mahasiswa, mengembangkan komunikasi ilmiah, memacu dan membudayakan kreativitas dan penalaran dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (Ipteks). Dengan jiwa, semangat, budaya dan tradisi ilmiah diharapkan akan menjadi kekuatan yang melandasi kreativitas dan penalaran mahasiswa sebagai cerminan masyarakat ilmiah yang bertitik tolak pada pemantapan budaya akademik yang mengarah kepada terciptanya iklim akademik yang kondusif.
    Beberapa tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Pimnas yang
    diselenggarakan setiap tahun antara lain:
    1. Menyediakan ajang komunikasi mahasiswa/mahasiswi seluruh Indonesia.
    2. Menjadi ajang kompetisi ilmiah antar mahasiswa Indonesia.
    3. Meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam pengembangan Ipteks. 4. Mengembangkan kemampuan ilmiah mahasiswa. 5. Meningkatkan mutu karya ilmiah mahasiswa.
    6. Mengembangkan wawasan dan meningkatkan kedewasaan iklim akademik para mahasiswa.
    7. Memantapkan jati diri intelektual mahasiswa sebagai cerminan masyarakat ilmiah.
    8. Sebagai bahan umpan balik evaluasi proses belajar mengajar.
    9. Sebagai ajang latihan bagi generasi muda untuk tampil dalam forum ilmiah.
    10. Mempererat ikatan tali persaudaraan dalam bingkai NKRI.

    Sejarah Pimnas
    Penyelenggaraan Pimnas di Indonesia dimulai dari keinginan para mahasiswa untuk memiliki suatu kegiatan, wadah atau agenda yang dapat menyalurkan segala kreativitasnya dalam bentuk unjuk kerja dan unjuk karya bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Sebenarnya pada saat itu telah banyak kreativitas dan aktivitas para mahasiswa, namun belum diagendakan secara nasional. Kegiatan mereka masih berkisar seputar kampus dan paling banyak hanya melibatkan kampus-kampus yang ada disekitarnya.
    Pada tahun 1980 di Kampus Universitas Indonesia, keinginan para mahasiswa tersebut dapat diwujudkan dengan diselenggarakannya Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Inovatif Produktif (LKIP) mahasiswa yang dilaksanakan untuk pertama kalinya untuk kegiatan mahasiswa secara nasional.
    Dalam perkembangannya, kedua kegiatan tersebut pada tahun 1988 disempurnakan dengan menambahkan kegiatan penunjang yang berbentuk: Pameran, Bazar, Studium Generale, Pentas Seni, dan Seminar, yang secara terns menerus disempurnakan kemudian menghasilkan kegiatan yang disebut dengan Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM).
    Penyelenggaraan LKIM sempat berlangsung selama dua tahun berturut-turut, dan kemudian dengan penyempurnaan dan penambahan kegiatan penunjang, maka penyelenggaraan pada tahun berikutnya (ketiga) nama kegiatan kemahasiswaan tersebut dirubah menjadi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas), dan sekaligus disepakati bersama bahwa kegiatan tersebut menjadi Pimnas ke III. Secara berurutan penyelenggaraan LKIM dan Pimnas dari tahun 1988 sampai dengan tahun 2006 disajikan dalam Tabel 1.

    Tema
    Agar setiap penyelenggaraan Pimnas mempunyai ciri khas, corak dan warna yang berbeda dengan penyelenggaraan Pimnas sebelumnya, maka setiap penyelenggara Pimnas diwajibkan membuat tema.
    Tema adalah pokok-pokok pikiran yang terdiri atas serangkaian kata yang membentuk kalimat singkat, padat dan sarat dengan makna. Tema mempunyai maknawi yang dalam, karena dibalik tema tersebut tercantum pesan-pesan moral tersembunyi yang ditujukan kepada peserta, pengunjung maupun semua yang hadir dan sempat membacanya.
    Tabel 1. Daftar Urutan Penyelenggaraan LKIM dan Pinmas.
    Tahun Kegiatan Penyelenggara Tempat
    1988 LKIM - I Universitas Indonesia Jakarta
    1989 LKIM - II Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta
    (IKIP)
    1990 Pimnas - III Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor
    1991 Pimnas - IV Universitas Lampung (UNILA) Bandar
    Lampung
    1992 Pimnas-V Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Malang
    1993 Pimnas - VI Institut Keguruan dan 11mu Pendidikan Semarang
    (IKIP)
    1994 Pimnas - VII Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandung
    (IKIP), Institut Teknologi Bandung (ITB),
    dan Universitas Pajajaran (UNPAD)
    1995 Pimnas - VIII Universitas Gajahmada (UGM) Yogyakarta
    1996 Pimnas - IX Institut Teknologi 10 November Surabaya
    Surabaya (ITS)
    1997 Pimnas - X Universitas Udayana (UNUD) Denpasar
    1998 Pimnas - XI Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang
    1999 Pimnas - XII Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta
    (IKIP)
    2000 Pimnas - XIII Universitas Indonesia (UI) Jakarta
    2001 Pimnas - XIV Universitas Negeri Makasar (UNM) Makasar
    2002 Pimnas - XV Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya
    2003 Pimnas - XVI Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta
    2004 Pimnas - XVII Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT- Bandung
    Telkom)
    2005 Pimnas- XVIII Universitas Andalas (UNAND) Padang
    2006 Pimnas - XIX Universitas Muhammadiyah Malang Malang
    (UMM)
    2007 Pimnas - XX Direncanakan di Universitas Lampung Bandar
    (UNILA) Lampung
    Beberapa tema yang sempat terekam dari beberapa penyelenggaraan Pimnas disajikan dalam Tabel 2. Dari Tabel 2 tersebut tampak bahwapenyelenggara Pimnas ingin menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk meningkatkan kreativitasnya melalui prestasi menuju kemandirian dan kejayaan bangsa Indonesia. Pesan-pesan yang tersembunyi dibalik tema tersebut terdapat pesan moral untuk mahasiswa, peserta dan semuvia yang membacanya.
    Beberapa contoh tema:
    PIMNAS ke XVII:
    Tingkatkan Kreativitas Ilmiah dan Penguasaan IPTEKS menuju kemandirian bangsa.
    PIMNAS ke XVIII:
    Raih Prestasi Tertinggi Dan Bina Silaturahmi Untuk Kejayaan Bangsa
    PIMNAS ke XIX :
    Pacu Kreativititas, Raih Prestasi Menuju Kemandirian Bangsa

    0 Comments:

    Post a Comment

    << Home