Wednesday, June 6, 2007
| Informasi Pekan Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional Rabu, 18 Oktober 06 - by : admin Latar Belakang Mahasiswa sebagai aset bangsa memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan dan perlu secara dini digali kreativitasnya sebagai calon penerus dan pemimpin bangsa. Sesungguhnya cukup banyak karya-karya mahasiswa yang mempunyai nilai ilmiah tinggi, namun masih belum ada suatu cara dan atau mekanisme untuk memunculkan karya-karya inovatif dan produktif tersebut. Pemunculan karya kreativitas mahasiswa diharapkan dapat memberikan nilai manfaat yang lebih besar untuk kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat Indonesia. Mahasiswa di setiap perguruan tinggi diharapkan mampu mengembangkan kreativitasnya sesuai bidang ilmu dan potensinya untuk dapat ditonjolkan dan atau dikompetisikan serta dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat. Untuk itu diperlukan media dan forum kompetisi kreativitas dan komunikasi ilmiah di antara mahasiswa atau kelompok mahasiswa guna menampilkan hasil kreativitasnya. Kegiatan ini memberi peluang kepada mahasiswa untuk memaparkan karya kreatif dan inovatif berupa presentasi, lomba poster, dan gelar produk yang dapat dipamerkan kepada masyarakat luas. Wadah ini memberi kesempatan lebih luas bagi perguruan tinggi untuk mengikuti kompetisi dan wahana belajar yang baik bagi mahasiswa Indonesia. Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) merupakan kegiatan puncak pertemuan nasional perwujudan kreativitas dan penalaran ilmiah mahasiswa yang terjadwal secara akademik oleh perguruan tinggi di meningkatkan budaya kompetisi akademik dan unjuk prestasi di kalangan mahasiswa yang dilaksanakan oleh perguruan tinggi berdasarkan kesepakatan pimpinan perguruan tinggi yang disetujui oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Departemen Pendidikan Nasional (Depdiknas). Pimnas sebagai media pertemuan nasional dan forum kompetisi kreativitas diikuti oleh mahasiswa atau kelompok mahasiswa baik yang telah terpilih melalui seleksi maupun peserta mahasiswa bebas untuk kegiatan lainnya dengan dukungan dana mandiri dan atau dari perguruan tinggi pengirim. Wadah ini untuk memberi kesempatan lebih luas bagi mahasiswa dan pihak perguruan tinggi untuk saling berkomunikasi, bertukar pengalaman dan informasi serta sebagai ajang proses belajar. Disamping itu Pimnas juga berfungsi sebagai forum diskusi dan dialog tentang masalah pembangunan nasional dan atau daerah serta masalah aktual lainnya. Oleh karena itu dalam pelaksanaannya perlu ditetapkan "tema" yang relevan sesuai dengan perkembangan aktual saat pelaksanaan Pimnas di setiap perguruan tinggi penyelenggara. Pimnas dilaksanakan setiap tahun secara terprogram dengan melibatkan perguruan tinggi negeri dan swasta di seluruh tanah air. Maksud dan Tujuan Pelaksanaan Pimnas dimaksudkan untuk meningkatkan wawasan dan kemampuan akademik mahasiswa, mengembangkan komunikasi ilmiah, memacu dan membudayakan kreativitas dan penalaran dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (Ipteks). Dengan jiwa, semangat, budaya dan tradisi ilmiah diharapkan akan menjadi kekuatan yang melandasi kreativitas dan penalaran mahasiswa sebagai cerminan masyarakat ilmiah yang bertitik tolak pada pemantapan budaya akademik yang mengarah kepada terciptanya iklim akademik yang kondusif. Beberapa tujuan yang ingin dicapai dari pelaksanaan Pimnas yang diselenggarakan setiap tahun antara lain: 1. Menyediakan ajang komunikasi mahasiswa/mahasiswi seluruh Indonesia. 2. Menjadi ajang kompetisi ilmiah antar mahasiswa Indonesia. 3. Meningkatkan kreativitas mahasiswa dalam pengembangan Ipteks. 4. Mengembangkan kemampuan ilmiah mahasiswa. 5. Meningkatkan mutu karya ilmiah mahasiswa. 6. Mengembangkan wawasan dan meningkatkan kedewasaan iklim akademik para mahasiswa. 7. Memantapkan jati diri intelektual mahasiswa sebagai cerminan masyarakat ilmiah. 8. Sebagai bahan umpan balik evaluasi proses belajar mengajar. 9. Sebagai ajang latihan bagi generasi muda untuk tampil dalam forum ilmiah. 10. Mempererat ikatan tali persaudaraan dalam bingkai NKRI. Sejarah Pimnas Penyelenggaraan Pimnas di Indonesia dimulai dari keinginan para mahasiswa untuk memiliki suatu kegiatan, wadah atau agenda yang dapat menyalurkan segala kreativitasnya dalam bentuk unjuk kerja dan unjuk karya bagi seluruh mahasiswa di Indonesia. Sebenarnya pada saat itu telah banyak kreativitas dan aktivitas para mahasiswa, namun belum diagendakan secara nasional. Kegiatan mereka masih berkisar seputar kampus dan paling banyak hanya melibatkan kampus-kampus yang ada disekitarnya. Pada tahun 1980 di Kampus Universitas Indonesia, keinginan para mahasiswa tersebut dapat diwujudkan dengan diselenggarakannya Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) dan Lomba Karya Inovatif Produktif (LKIP) mahasiswa yang dilaksanakan untuk pertama kalinya untuk kegiatan mahasiswa secara nasional. Dalam perkembangannya, kedua kegiatan tersebut pada tahun 1988 disempurnakan dengan menambahkan kegiatan penunjang yang berbentuk: Pameran, Bazar, Studium Generale, Pentas Seni, dan Seminar, yang secara terns menerus disempurnakan kemudian menghasilkan kegiatan yang disebut dengan Lomba Karya Ilmiah Mahasiswa (LKIM). Penyelenggaraan LKIM sempat berlangsung selama dua tahun berturut-turut, dan kemudian dengan penyempurnaan dan penambahan kegiatan penunjang, maka penyelenggaraan pada tahun berikutnya (ketiga) nama kegiatan kemahasiswaan tersebut dirubah menjadi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas), dan sekaligus disepakati bersama bahwa kegiatan tersebut menjadi Pimnas ke III. Secara berurutan penyelenggaraan LKIM dan Pimnas dari tahun 1988 sampai dengan tahun 2006 disajikan dalam Tabel 1. Tema Agar setiap penyelenggaraan Pimnas mempunyai ciri khas, corak dan warna yang berbeda dengan penyelenggaraan Pimnas sebelumnya, maka setiap penyelenggara Pimnas diwajibkan membuat tema. Tema adalah pokok-pokok pikiran yang terdiri atas serangkaian kata yang membentuk kalimat singkat, padat dan sarat dengan makna. Tema mempunyai maknawi yang dalam, karena dibalik tema tersebut tercantum pesan-pesan moral tersembunyi yang ditujukan kepada peserta, pengunjung maupun semua yang hadir dan sempat membacanya. Tabel 1. Daftar Urutan Penyelenggaraan LKIM dan Pinmas. Tahun Kegiatan Penyelenggara Tempat 1988 LKIM - I Universitas Indonesia Jakarta 1989 LKIM - II Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta (IKIP) 1990 Pimnas - III Institut Pertanian Bogor (IPB) Bogor 1991 Pimnas - IV Universitas Lampung (UNILA) Bandar Lampung 1992 Pimnas-V Universitas Brawijaya (UNIBRAW) Malang 1993 Pimnas - VI Institut Keguruan dan 11mu Pendidikan Semarang (IKIP) 1994 Pimnas - VII Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Bandung (IKIP), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Universitas Pajajaran (UNPAD) 1995 Pimnas - VIII Universitas Gajahmada (UGM) Yogyakarta 1996 Pimnas - IX Institut Teknologi 10 November Surabaya Surabaya (ITS) 1997 Pimnas - X Universitas Udayana (UNUD) Denpasar 1998 Pimnas - XI Universitas Diponegoro (UNDIP) Semarang 1999 Pimnas - XII Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Jakarta (IKIP) 2000 Pimnas - XIII Universitas Indonesia (UI) Jakarta 2001 Pimnas - XIV Universitas Negeri Makasar (UNM) Makasar 2002 Pimnas - XV Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya 2003 Pimnas - XVI Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) Surakarta 2004 Pimnas - XVII Sekolah Tinggi Teknologi Telkom (STT- Bandung Telkom) 2005 Pimnas- XVIII Universitas Andalas (UNAND) Padang 2006 Pimnas - XIX Universitas Muhammadiyah Malang Malang (UMM) 2007 Pimnas - XX Direncanakan di Universitas Lampung Bandar (UNILA) Lampung Beberapa tema yang sempat terekam dari beberapa penyelenggaraan Pimnas disajikan dalam Tabel 2. Dari Tabel 2 tersebut tampak bahwapenyelenggara Pimnas ingin menyampaikan pesan kepada generasi muda untuk meningkatkan kreativitasnya melalui prestasi menuju kemandirian dan kejayaan bangsa Indonesia. Pesan-pesan yang tersembunyi dibalik tema tersebut terdapat pesan moral untuk mahasiswa, peserta dan semuvia yang membacanya. Beberapa contoh tema: PIMNAS ke XVII: Tingkatkan Kreativitas Ilmiah dan Penguasaan IPTEKS menuju kemandirian bangsa. PIMNAS ke XVIII: Raih Prestasi Tertinggi Dan Bina Silaturahmi Untuk Kejayaan Bangsa PIMNAS ke XIX : Pacu Kreativititas, Raih Prestasi Menuju Kemandirian Bangsa |
posted by Mastok at 2:31 AM